February 8, 2008
· Filed under tentang kimia
C. Unsur 106 (unh; unnilheksium)
Kelompok Joint Institute for Nuclear Research di Dubna (Uni Soviet) pada Juni 1974 melaporkan telah berhasil membuat unsur 106. Sementara itu pada September 1974 Lawrence Berkeley dan Livermore Laboratories juga melaporkan hasil penemuan yang sama hanya lebih meyakinkan. Kelompok terakhir ini membuat unsur 106 melalui penembakan isotop Cf (Mr: 249) dengan ion ion Oksigen yang di percepat dengan reaksi Cf(O; 4n)X. Baik kelompok Dubna maupun kelompok Lawrence B- Livermore belum mengusulkan apa nama dan simbol untuk unsur 106 ini.
D. Unsur 107 (uns; unnilseptium)
Kelompok Dubna pada tahun 1976 melaporkan bahwa percobaan pertama mereka pada 1975 telah berhasil membuat unsur baru sebagai unsur 107 berumur 0,002 detik dengan cara membom Bi (Bismut dg Mr 204) dengan inti Cr (Crom, Mr 54).
Keberadaan unsur 107 ini juga diperkuat oleh kelompok fisikawan Jerman Barat dari Laboratorium Penelitian Ion Berat di Darmstadt dan berhasil mengidentifikasi 6 inti unsur 107.
E. Unsur 109 (une; unnilennium)
Unsur logam ini berhasil ditemukan dan dibuat oleh kelompok fisikawan Jerman Barat dari Laboratorium Penelitian Ion Berat di Darmstadt pada Agustus 1982 melalui penembakan sasaran Bi (Mr: 209) dengan inti besi Fe (Mr: 58) yang di percepat. Mereka menemukan beberapa inti baru seperti X (Mr 266) dan X (Mr 262). Kelompok Darmstadt ini menggunakan tekhnik fusi sebagai cara baru untuk pembuatan ion-ion berat. Kini baik kelompok Darmstadt maupun kelompok Berkeley akan menerapkan teknik fusi dingin untuk membuat unsur 116 melalui pemboman kurium-248 dengan inti Ca-48. Apa nama dan simbol unsur 109 ini termasuk unsur 106, 107, dan 108 (unniloktium; uno) belum di usulkan.
February 8, 2008
· Filed under tentang kimia
Jika antum2 melihat sistem periodik unsur-unsur kimia yang ada pada TABEL PERIODIK UNSUR-UNSUR, di sana terdapat beberapa unsur yang belum jelas ada namanya, di tabel hanya di berikan nomor atomnya saja, dan namanya memakai bahasa latin dari nomor atom tersebut. Darimana asal usulnya atom tersebut, berikut saya jelaskan satu persatu :
A. Unsur 104 (unq ; unnilquadium)
Kelompok peneliti pada Joint Institute for Nuclear Research di Dubna (Uni Soviet) pada 1964 menemukan isotop 104 sebagai hasil pemboman plutonium dengan ion-ion Ne yang di percepat.
Pu + Ne (no.masa 22 dan no.atom 10) —> 104 (masa atom relatif/Mr : 260) + 4n
Semula dilaporkan waktu parohnya peledakan 0,3 detik, dn kemudian mereka memperbaikinya menjadi 0,15 detik. Mereka mengusulkan unsur 104 tersebut dengan nama KURCHATOVIUM (simbol : Ku) sebagai penghormatan kepada igor V. Kurchatov, mantan Kepala Badan Penelitian Nuklir Soviet. Kelompok peneliti lain dari Barkeley University (AS) pada 1969 berhasil membuat dan mengidentifikasi unsur 105 (Mr.257) dengan waktu paroh 4-5 detik sebagai hasil kombinasi C (no.atom 12) dengan Cf (no.atom 249) disertai pelepasan 4 netron. Isotop lain unsur ini yang berhasil dibuat oleh kelompok Berkeley tersebut adalah 104 (Mr : 258) dan 104 (Mr : 259). Kelompok ini kemudian mengusulkan Unsur 104 dengan nama RUTHERFORDIUM ( simbol : Rf ) sebagai penghormatan untuk Ernest R. Rutherford, ahli fisika New Zealand. Siapa penemu dan apa nama Unsur 104 ini masih belum jelas.
B. Unsur 105 (unp; Unnilpentium)
Unsur 105 ini dilaporkan oleh G.N. Flerov pada 1967 yang berhasil dibuat oleh kelompok peneliti Joint Institut for Nuclear Research di Dubna (Uni Soviet) melalui pemboman Am (Amerisium dg Mr: 243) dengan Neon dan menghasilkan sejumlah atom 105 (Mr: 260) dan 105 (Mr: 261). Bahkan pada tahun 1970 mereka melengkapinya dengan sifat kimia dan sifat peluruhan unsur ini tanpa memberikan nama ato simbolnya.
Kelompok peneliti dari Berkeley University (AS) pada 1970 melaporkan bahwa bila inti Cf (Californium, Mr: 249) menyerap inti Nitrogen akan dipancarkan 4 netron dan terbentuknya atom baru 105 dengan Mr 260. Kelompok terakhir ini mengusulkan Unsur 105 dengan nama HAHNIUM (simbol: Ha), sebagai penghormatan untuk ilmuwan Jerman, Otto Hahn.
TO BE CONTINUED…
January 15, 2008
· Filed under tentang kimia
Fosfor…zat yang sering kita kenal sebagai salah satu bagian dari bahan peledak, bila kita tela’ah lebih dalam, ternyata zat ini memiliki keunikan tersendiri euy…hehehe.
Zat ini mempunyai 3 bagian wujud, sering di sebut alotropi ( cenah…gak tau kata sapa, hehe. )
Simbol P, titik didih berbeda beda ( ini yang jadi keunikan dari fosfor, hehe..titik didihnya qok ada banyak yo? ), ditemukan pertama kali pada tahun 1669 oleh Brand dalam urin ( lha qok bisa ada dalam urin? Aneh )
Jenis fosfor :
1. Fosfor putih.
2. Fosfor merah.
3. Fosfor hitam.
FOSFOR PUTIH.
Biasanya zat ini merupakan padatan putih mirip lilin, dalam keadaan murni tidak berwarna dan transparan, gak larut dalam air, larutnya dalam CS2, Dpt terbakar spontan di udara dengan membentuk P2O5, sangat beracun ( awas!!! Dosis 50 mg dapat berakibat fatal, langsung ke kuburan kekna, hehe ). Rumus kimia fosfor puti, P4
FOSFOR MERAH
Fosfor merah anaknya fosfor putih. Fosfor merah dapat didapat ( halah, ribet ngumungnya, hehe ) dengan cara memanaskan fosfor putih diatas 250drjt C, nanti keluar asap merah ( awas meledak ), dan diperoleh fosfor merah, fosfor merah didapat dengan cara penyublinan uap/asap merah pada suhu 417drjt C pd tekanan 1 atm. Nah fosfor merah ini di gunakan untuk bahan pentul korek api, industri pestisida, bom asap, dll.
FOSFOR HITAM
Fosfor ini adiknya yang merah ( ceritanya keluarga fosfor neh, hehe ). Didapat dengan cara pemanasan fosfor putih pada 200-300drjt C dgn bantuan katalis Raksa ( kalo gak punya zat raksa, beli aja termometer, pecahin deh thuwh termometer, ntar raksanya pake, hehehe ). Ntar pada suhu tertentu ( rentang suhu tadi ) akan berubah menjadi hitam dan akan stabil di udara. Zat ini digunakan untuk industri asam fosfat, aloy, dan bahan semi konduktor. Sekian review tentang fosfor, semoga bermanfaat, khususnya bagi yang mau menjadi teroris, belajarlah lebih giat, hehe. ( Just pudding )
January 15, 2008
· Filed under tentang kimia
Tahukah antum?
Makanan berupa mie instant yang sering kita makan mengandung bahan boraks.
Saya jelaskan sedikit tentang zat yang dinamakan boraks ini.
Boraks ( natrium tetraborat ) merupakan senyawa berhidrat dengan rumus kimia Na2B4O7.10H2O, merupakan padatan kristal berwarna putih, dan kadang2 agak abu-abu atau kebiruan, dia alam kita dapat temukan pada danau asin dari tanah yang bersifat basa. Zat ini hanya di gunakan biasanya untuk industri glas dan enamel, dan juga biasa dipakai untuk larutan baku. Bisa kita bayangkan zat seperti ini di jadikan bahan pengawet bagi makanan yang biasa suka kita makan. Namanya juga bahan pengawet, gak seharusnya kita konsumsi, coz emang gak di butuhin di dalam tubuh kita, yang ada malah mengundang penyakit, memang gak langsung instant keserang penyakitnya gt, tapi ya jangka panjang gt, kerasanya nanti kita di hari kelak, antara 20-30th’an dr sekarang.
Bila kita masak, kita rebus, tetap saja bahan boraks ini masih tetap ada melekat di dalam makanan tersebut, kenapa coba?hehehe, kalo antum2 mau tau, titik lebur daripada zat ini sekitar 741delajat C, sedangkan kita merebusnya cuma dengan air biasa yang batas titik didihnya hanya sekitar 100derajat C, kalo mau makan mie instant tanpa memakan boraks’nya, ya mesti di rebus pada suhu di atas 741derajat C, pake kompor apaan ya?ada yang tau gak?hehehe. Yah gak mungkin, paling2 nanti mie’nya keburu gosong, hehehe, ya mulai dari sekarang yang doyan makan mie, tolong dikurangin aja, ya demi kesehatan antum antum juga.^-^. ( Cuma sekedar saran, selebihnya, kumaha antum antum aja deh, lajeungkeun, hehehe )